Malaysia's Day

Hello dear,
Ini adalah tepat hari ke 8 aku di Malaysia. Aku akan menceritakan pengalamanku disini. 16 Agustus 2018 ada sebuah kegiatan perlombaan agustusan di SIKK (Sekolah Indonesia Kota Kinabalu), perencanaan yang hanya dilakukan selama satu malam, keesokan paginya kita harus eksekusi kegiatan, mungkin tidak itu terjadi? Dengan berbagai perdebatan di ruang rapat, dan tidak menemukan titik temu, hanya berargumen tentang perencanaan. STOP. Akhirnya, salah satu dari anggota kita mengajak untuk turun, daripada hanya berdebat, sebaiknya kita turun dan kerjakan sekaligus pengaturan itu dilakukan di lapangan.
Akhirnya kegiatan lomba dalam rangka memperingati kegiatan 17 dirgahayu Indonesia terlaksana dengan lancar dan meriah. Opening yang diiringi dengan penampilan silat dari salah satu tim PPL begitu mengagumkan nama Indonesia (dibawakan oleh Ricka, PJOKSD).

Ditengah kegiatan itu aku tidak menjadi pendamping kelas, namun aku menemukan segerombolan anak yang tidak diawasi oleh pendampingnya. Aku langsung datang menghampiri mereka, aku tanya mereka adalah kelas 1B, pendampingnya meragkap menjadi PJ games, sehingga anaknya menjadi berlari kesana kemari tidak ada tujuan yang pasti. Ku arahkan mereka untuk membuat lingkaran kecil, masih juga berlarian. Memang anak kecil masih dalam tahap bermain, dan itu harus kita atur supaya anak dapat rapi. Mereka berlomba dalam perlombaan balap kelereng, gelang karet dan estafet tali. Begitu meriah, Horeee... Namun aku sebagai pendamping pengganti masih kurang menyemangati anak, sehingga tidak ada satupun perlombaan yg dimenangkan oleh siswa kelas 1B, omaigatttt😂. Walaupun tidak ada yg dimenangkan, antusias anak2 untuk mengikuti perlombaan sangatlah tinggi, dan itu membuatku senang.

Saat kami duduk di bangku depan kelas, bertemulah aku dengan anak didik dari kelas 4A yang aku ajar, mereka bersalaman dengan ku, mereka menceritakan tetang keseruan perlombaan dan memenangkan banyak lomba yang didapatkan, bahkan ada anak yang memenangkan 2 perlombaan sekaligus, ada yg menjadi juara 1 lomba makan krupuk, balap karung dsb. Itulah sedikit perjumpaanku dg anak didik kelas 4A.

Lanjut cerita, masih di bangku melingkar depan kelas, aku bertemu dengan seorang anak yang menceritakan kehidupannya kepadaku. Seperti ini, dia bernama Fitri, anak pertama dari dua bersaudara, memiliki ibu yang tidak bekerja dan seorang ayah yang bekerja sebagai buruh. Ia selalu memasak nasi dirumahnya, untuk makan ia dengan ibu, bapak dan adiknya. Terkadang ia tidak masak nasi karena tidak memiliki beras, dan aku bertanya " lalu kamu makan apa?", ia bilang "makan dirumah nenek". Dan hari ini Fitri tidak sarapan pagi, tidak membawa bekal pula. Hal yang membuat aku terenyuh, seorang anak kecil yang harus hidup mandiri, membantu orang tuanya, dan yang membuat aku salut ialah semangat untuk belajarnya. Semoga kelak kau akan menjadi orang hebat Fitri anak kelas 1B, Sekolah Indonesia Kota Kinabalu. Untuk hari ini ibu belum bisa membantu kamu, namun doa selalu menyertaimu nak. Ibu sayang kalian..... Raihlah masa depan mu hingga kau dapat membawa kawan2 mu di sekolah untuk mencapai impiannya🙏

Sepenggal cerita yang ingin aku sampaikan di malam ini,

Komentar