Malaysia's Day, Chapter 73th Dirgahayu Indonesia

Hyakkkkk....
Seperti biasa ku terbangun dan harus lari menghampiri abang grab di seberang jalan untuk menghadiri upacara 17 agustus memperingati hari kemerdekaan Indonesia di KJRI (Konsulat Jendral Republik Indonesia).
Saat mengikuti upacara, hatiku terasa berbeda dg upacara kemerdekaan yg pernah aku ikuti di Indonesia. Karena baru pertama kali ini aku mengikuti upacara kemerdekaan di negri orang. Merasa terharu, dengan saudara sedarah yang merayakan di negri orang, memikirkan kerasnya perjuangan para pahlawan yang merebut kemerdekaan Indonesia dengan gigihnya, sehingga seperti saat ini kita dapat memperoleh kemerdekaan yang kita raih. Saya memikirkan hal lain, dimana masih banyak anak dan rakyat Indonesia yang masih belum merdeka di negri orang, yang saya maksudkan ialah banyak anak2 Indonesia yang lahir di Malaysia dan tidak memiliki akta kelahiran serta paspor, sehingga mereka hidup dalam pelarian. Untunglah ada Sekolah Indonesia untuk mendidik anak2 Indonesia, dan KJRI yang melindungi anak2 Indonesia disini. Itulah yang saya renungkan saat mengikuti upacara kemerdekaan hingga membuat saya terharu dengan perjuangan rakyat Indonesia di negri orang. Membuat merinding saya dibuatnya, tetap mencintai Indonesia walaupun sedang tidak berada di Tanah Air, selalu merasa  bangga dengan Indonesia, dan ingin selalu belajar mengenal lebih dalam tentang Indonesia yang tak ternilai harganya.
Kemudian setelah upacara selesai aku bertemu dengan orang sesama dari daerah Banyumas, ternyata beliau adalah istri dari orang Banyumas (Pak Sardi, komandan upacara), kami berbincang tentang asal daerah, makanan khas Banyumas, yaitu tempe Mendoan, Soto Sokaraja, beliau berasal dari Purwokerto, tidak jauh dg Kemranjen tempat tinggal saya. Rasanya senang bertemu dg orang sedaerah di negri orang.
Kemudian dalam acara makan siang, saya berjumpa dengan seorang ibu dari Sulawesi, beliau menjadi tamu undangan di acara upacara kemerdekaan. Disini saya merasa bangga lagi dengan Indonesia, saya senang bertemu mengenal orang dari luar, tidak hanya orang Jawa saja yang saya temui, namun dari berbagai penjuru wilayah Indonesia kita berkumpul menjadi satu dalam ruangan itu.
Proud of u, Indonesia

Komentar